Aksi Kolektif Perayaan IWD 2020 Perempuan SUMUT

Sabtu, 07 Maret 2020 Posted Administrator Siaran Pers
Statement PerempuanSUMUT
“Perempuan Berdaulat Atas Dirinya.
Tolak RUU Ketahanan Keluarga, Sahkan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual”

Dalam perayaan International Women’s Day 2020 ini, kami  perempuan SUMUT  lintas organisasi dan kelompok perempuan akar rumput yang berjumlah 180an perempuan dan 10an laki-laki pendukung berkumpul bersama untuk melakukan pendalaman pengetahuan dan menguatkan kesadaran kami atas Hak-hak Azasi Manusia dan Perempuan.  

Kami menyadari hak-hak kami sebagai perempuan untuk memutuskan untuk kawin atau tidak, mempunyai anak atau tidak, berkeluarga atau tidak, dan memutuskan bentuk keluarga kami. Semua itu adalah hak-hak pribadi kami yang harus dilindungi dan dipenuhi oleh Negara.

Kami berhak untuk bekerja, berkiprah di luar rumah tangga, sesuai dengan kemampuan dan keinginan kami.

Kami berhak untuk menikmati privasi kami, menikmati hidup kami, dan kami bertanggung jawab penuh atas diri kami.

Kami adalah perempuan yang merupakan mahluk utuh, yang berhak memutuskan apa yang baik bagi diri kami.
Tubuh, pikiran dan jiwa kami adalah kesatuan yang utuh, yang tidak boleh dipilah-pilah dan dikontrol oleh siapapun.

Tetapi kami perlu mengingatkan Negara bahwa Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Kekerasan Seksual terus meningkat sebagaimana telah berulang kali kami tunjukkan dalam data-data setiap tahunnya. Bahwa hak-hak perempuan petani, perempuan pekerja khususnya pekerja rumahan masih sering dilanggar bahkan diabaikan secara sistematis.

Untuk itu kami mendesak Negara agar menjalankan kewajibannya untuk melindungi kami perempuan dari berbagai bentuk diskriminasi sebagai mana tercantum dalam UU HAM No.39/1999,  UU Penghapusan Berbagai Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan No.7 tahun 1984, UU Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga No 23/2004; dan melindungi anak-anak kami sesuai UU No.35/2014.
Termasuk mensosialisasikan Revisi UU Perkawinan No.16/2019, mengenai usia minimum untuk kawin; mengawasi implementasinya di dalam masyarakat.

Kami mengingatkan Negara untuk menjalankan amanah CEDAW yang telah diundangkan di UU No.7/1984 pasal 2 yang pada dasarnya mengharuskan Negara membuat peraturan-peraturan yang tepat, termasuk pembuatan undang-undang, untuk mengubah dan menghapuskan undang-undang, peraturan-peraturan, keblasaan-kebiasaan dan praktek-praktek yang diskriminatif terhadap perempuan.

PEREMPUAN BERDAULAT,
KELUARGA BERDAULAT,
RAKYAT BERDAULAT
TOLAK RUU KETAHANAN KELUARGA,
SAHKAN RUU PENGHAPUSAN KEKERASAN SEKSUAL.

Medan, 7 Maret 2020
Koordinator Pelaksana Perayaan IWD 2020

Dina Lumbantobing
Kontak: WA 082164666615/Telp.081265557089
• Aksi kolektif PESADA bersama: Perempuan untuk Negeri, Bitra, Yapidi, PEKKA, PSW/G&A Indonesia.

#IWD2020#  #sahkanRUUPKS# #perempuanakarrumputSumut#

Bagikan Halaman Ini